Inilah hidup, maka buatlah ia menjadi indah.
Ya, inilah hidup.
Confucius, guru besar yang berasal dari China pernah berkata, "A thousand miles journey begins with one little step"
Hidup kita, 1000 mil perjalanan ke depan dimulai dari satu langkah kecil kita.
Sadarkah teman2? Ketika jarak kampus-kos yang dikira begitu jauh, yang berat kita awali dengan langkah kaki kita, langkah sepatu.
Jarak jauh tersebut takkan lagi terasa jika kita telah berada di kampus kita tercinta. Langkah2 kecil kita telah menjadi jarak 1-2 km per-harinya. Itulah langkah kecil. Langkah yang memulai sesuatu.
Begitu juga dengan mimpi. Apapun mimpi kita, bagaimanapun mustahilnya, pasti tidak akan terealisasikan jika kite terlalu takut untuk mengambil satu langkah pertama. Bahkan jika kita sama sekali tidak memiliki tekad, jarak kamar->toilet pun serasa sangat memberatkan. Bukankah begitu?
Confucius, untuk seterusnya akan aku panggil beliau, benar tentang perjalanan harus dimulai dari satu langkah kecil. Namun, disini aku hanya ingin menambahkan : "Kita tidak akan pernah membuat langkah pertama jika kita tidak memiliki keberanian untuk melakukannya"
Tidak ada yang mustahil, Bung! Jadi, mengapa harus takut? Siapa Habibie dimasa kecilnya? Beliau hanya anak2 kecil, berasal dari Sulawesi, yang kurang lebih sama seperti kita di saat SD. Namun, beliau punya mimpi, punya keberanian, jadilah beliau diberi penghargaan sebagai salah satu anggota asosiasi aviasi tingkat dunia yang secara aktif memberi kontribusi yang penting terhadap dunia penerbangan internasional.
Kita punya mimpi, kita harus wujudkan.
Buat hidupmu menjadi lebih indah dengan mimpi2 yang menjadi kenyataan.
Sewaktu SMA, aku hanyalah murid yang biasa2 saja. Ga ada prestasi akademik atau bahkan non akademis. tetapi mimpiku jelas. aku ingin masuk ITB, bagaimanapun caranya!
Mungkin bapak confucius lupa mengatakan bahwa perjalanan hidup itu sangatlah berat. Hahaha. Itulah yang aku rasakan saat menjadi siswa kelas XII. Saat dimana beban mental dan materi begitu banyak dan berat.
But the show must go on. Aku nggak peduli bagaimana orang lain menjudge impianku. Ini hidupku. Ini kendaliku!
Dan, setelah berjuang selama lebih dari 6 bulan, terwujudlah impianku sejak kecil ; masuk ITB.
Dulu aku memulai dengan ketertarikan. Aku bumbui lagi benih mimpi tersebut dengan keberanian. Dan, yang paling sulit, usaha dan perjuangan yang tentu sangatlah panjang.
Namun, kini semua usaha, tinta, kertas, energi dan waktu yang dulu kuhabiskan telah terbayar. Setiap sore, ketika aku berdiri di Kolam Indonesia Tenggelam (yang aku sebut le grande ITB de centrale pointe), aku merasa bahwa hidupku selama ini, at least hingga saat aku berdiri, sangatlah indah.
Sekali lagi, Confucius sangatlah benar mengenai langkah pertama.
Tak ada yang lebih manis dibandingkan melihat hasil dari kerja keras kita.
berani bermimpi, berani berusaha, berani mencoba dan berani kecewa:)
BalasHapusenjoy our lifetime!
BalasHapus